Operator Overhead Crane Kelas 2
Deskripsi Pelatihan
Training Operator Overhead Crane Kelas 2 Sertifikasi Kemnaker RI adalah program pembinaan resmi yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknis, keselamatan tinggi, dan legalitas hukum operator keran jembatan (overhead crane) tingkat madya.Merujuk pada Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 8 Tahun 2020, overhead crane termasuk dalam kategori pesawat angkat yang memiliki risiko operasional tinggi. Sebagai Operator Kelas 2, personel memiliki wewenang hukum untuk mengoperasikan overhead crane dengan kapasitas beban di atas 25 ton sampai dengan 100 ton. Pelatihan ini difokuskan pada manajemen pengangkatan beban berat, pengendalian stabilitas ayunan (swing control), kolaborasi taktis dengan rigger, serta mitigasi insiden fatalitas di lingkungan pabrik atau area industri.
Tujuan Pelatihan
- Mengoperasikan unit overhead crane Kelas 2 dengan kapasitas beban 25 hingga 100 ton
- secara aman sesuai Prosedur Operasi Standar (SOP).
- Memahami hak, kewajiban, dan regulasi hukum K3 alat angkat-angkut yang berlaku di Indonesia secara mendalam.
- Melakukan inspeksi pra-operasi (pengecekan harian) terhadap komponen krusial seperti struktur girder, kawat seling (wire rope), rem, blok hook, dan panel kontrol gantung/kabin.
- Menerapkan prinsip beban aman berdasarkan tabel kapasitas (Load Chart) serta mengarahkan rigger dalam teknik pengikatan muatan (slinging).
- Mengendalikan dan meminimalisir efek ayunan beban (swinging) saat mentransfer material berat guna melindungi fasilitas kerja.
- Mendapatkan SIO (Surat Izin Operasi) dan Lisensi K3 resmi Kelas 2 dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Materi Pelatihan
- Kebijakan & Peraturan Perundangan K3: Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
- Regulasi K3 Alat Angkat & Angkut: Bedah tuntas aturan hukum dan batasan wewenang Kelas 2 berdasarkan Permenaker No. 8 Tahun 2020.
- Pengetahuan Teknis & Konstruksi Crane: Mengenal anatomi komponen utama (hoist, trolley, bridge girder), sistem kelistrikan motor, dan batas kelelahan material (material fatigue).
- Alat Bantu Angkat & Tali Pengikat (Rigging/Slinging): Perhitungan kapasitas angkat tali baja, rantai, atau webbing sling, serta cara menentukan center of gravity pada beban asimetris.
- Perangkat Pengaman (Safety Devices): Fungsi dan pengujian limit switch (pembatas gerak), sensor kelebihan beban (overload limiter), rem mekanis-elektrik, dan tombol darurat.
- Manajemen Risiko & Komunikasi Isyarat: Prosedur keselamatan area blind spot, penentuan zona aman pengangkatan (drop zone), dan standar aba-aba tangan (hand signals) internasional.
- Praktik Inspeksi Harian: Langkah pemeriksaan visual pra-kerja pada keausan seling, kelayakan jepitan klem, kelumasan rel, dan uji fungsi instrumen keselamatan.
- Praktik Manuver & Pemindahan Beban Berat: Latihan mengemudikan overhead crane melewati rintangan horizontal/vertikal, teknik memindahkan material skala besar secara mulus tanpa sentakan, dan simulasi penanganan kondisi darurat (rem blong atau listrik padam).
Persyaratan Peserta
- Scan Ijazah terakhir (Minimal SLTA / SMA / SMK Sederajat).
- Scan KTP.
- Surat Keterangan Kerja.
- Pas Foto Digital.
- Pakta Integritas (Format Sitemankatiga)
Sertifikasi
Kemnaker RI